Sepertinya The Special One a.k.a The Only One a.k.a Jose Mourinho mulai putus asa dalam mengejar target merengkuh gelar di semua kompetisi yang diikuti oleh Real Madrid. Setelah jarak poin dengan Barcelona terpaut cukup jauh, bahkan posisi Los Blancos berada di peringkat tiga dibawah rival sekota, Atletico Madrid. Kini Copa Del Rey dan Liga Champions juga sulit. Setelah hanya meraih skor imbang 1-1 dengan Barcelona (31/1) serta Manchester United (14/2) di Santiago Bernabeu, Dipastikan laga tandang akan semakin sulit.

Kemungkinan yang paling nyata adalah menyamakan kedudukan hingga ke babak adu penalti. Menurut harian Marca.com (21/2), Jose Mourinho menugaskan Cristiano Ronaldo, Mesut Özil, Sami Khedira, Marcelo, Raphael Varane, Alvaro Arbeloa, Coentrao dan Mikhael Essien untuk fokus melakukan latihan tendangan penalti. Sepertinya Mourinho tidak menyiapkan Sergio Ramos dalam rencana ini.

CR7 kelihatan serius dalam latihan tersebut

Tujuan dari latihan ini mengingat musim lalu ketika Real Madrid kalah adu penalti di semi final Liga Champions melawan Bayern Muenchen. Mimpi buruk itu pastinya masih diingat oleh Cristiano Ronaldo, Kaka dan Sergio Ramos yang gagal menjebol gawang Manuel Neuer. Hal ini dikarenakan Mourinho sebelumnya tak mempunyai persiapan untuk menghadapi adu penalti yang justru menjadi kerugian besar bagi Los Galacticos di musim lalu.

Real Madrid ketika gagal ke final Liga Champions setelah kalah adu penalti dengan Bayern Muenchen

“Intensity, speed and cutting edge”, merupakan slogan latihan rabu di markas Real Madrid tersebut. Disamping itu, musim ini perolehan gol Ronaldo berkurang jika dibandingkan dengan musim lalu. Mourinho sadar peran Ronaldo sangat penting dalam mendobrak pertahanan lawan namun tentu saja semua pemain juga harus membantu serangan serta dibutuhkan kreativitas Özil serta Modric untuk menyuplai bola ke garis depan. Jika hasil yang didapat di Camp Nou dan Old Trafford mengecewakan nantinya, Jose Mourinho sepertinya harus memikirkan klub lain untuk dilatih.

About regarcantona

Saya hanya seorang pecinta sepakbola... Cita-cita saya dulunya menjadi pemain profesional, namun kendala dari segi stamina dan skill yang tidak berkembang, saya memutuskan untuk berhenti mengejar cita-cita itu. Namun bukan berarti saya meninggalkan hobby saya ini begitu saja. Sampai sekarang saya masih sering bermain meski hanya sebatas olahraga ringan saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s