Waktu pertama kali mendengar LA Galaxy akan datang ke Indonesia, saya dan juga sebagian orang kurang percaya dengan berita itu, karena negara kita ini sulit didatangi klub besar pasca batal nya rencana Manchester United ke Indonesia terkait kasus bom. Apalagi dengan nama sebesar David Beckham. wahhh….. gak kebayang liat ne orang main di stadion kesayangan kita “Gelora Bung Karno”. Tapi semua terbukti setelah Mr Beckham beserta rombongan LA Galaxy tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Wahh… tentu saja yang menjadi sorotan adalah Mr Beckham itu sendiri. Segala media baik itu media cetak maupun elektronik Indonesia, semua sibuk membahas kedatangan pemain besar ini. Hanya secuil berita yang membahas lawan dari LA Galaxy itu sendiri yaitu tak lain dan tak bukan…. Timnas INDONESIA!!.. Bisa dimaklumi karena timnas kita mengalami masa kemunduran pasca keributan di tubuh PSSI.

(Squad LA Galaxy ketika melawan timnas Indonesia)

Semua itu terus terjadi sampai babak Kick Off dimulai. Di awal-awal pertandingan tak banyak kejutan yang terjadi, LA Galaxy masih menguasai permainan sampai terjadi gol dari pemain yang cukup terkenal juga Robbie Keane (eks- Timnas Irlandia, Inter Milan, Tottenham Hotspur). Setelah gol tersebut, secara mengejutkan, bola dikuasai oleh pemain yang kurang mendapat perhatian di awal-awal pertandingan itu. Badannya mungil, hanya sekitar 162 cm namun kecepatannya sulit dibendung yang pada akhirnya Mr. Becks melakukan tackle yang cukup keras pada pemain ini yang berujung kartu kuning untuk Mr Becks. Langsung saja perhatian penonton berpindah mendukung si mungil ini yang sampai akhir pertandingan seperti tak kehabisan tenaga untuk menggempur gawang LA Galaxy.

(David Beckham melakukan tackle keras terhadap “si mungil”)

Ada sesuatu yang menarik pada pertandingan ini. yaaa… Mr Becks mencari si mungil itu dan akhirnya bertukar kaus. wahh,,, kalau bukan pemain sembarangan pasti sulit mendapatkan baju Eks Kapten Manchester United ini, apalagi dia sendiri yang memintanya, meskipun disertai alasan Mr Becks yang mengatakan sebagai permintaan maaf nya yg telah melakukan tackle keras namun tetap, Mr Becks serta pelatih LA Galaxy memujinya setinggi langit

(Beckham dan si mungil bertukar kostum)

Bukan itu saja, ketika Inter Milan juga berkunjung dan melakukan pertandingan eksebisi melawan Indonesian Selection, dia juga menjadi perhatian publik, bahkan seorang Esteban Cambiasso pun menghampirinya saat pertandingan usai hanya untuk bertukar baju dengannya … ajee gileee… siapa neh pemain yang berhasil mencuri perhatian ribuan penonton yg datang serta jutaan orang yg menonton di tv ini?? di balik punggung kostum timnas itu tertera nama “Andik”.. yaaaphh… dialah ANDIK VERMANSYAH…

(Andik beraksi menghindari hadangan para Bek Inter Milan)

(Andik dan Cambiasso bertukar kostum)

Andik Vermansyah (Lahir di Jember, 23 November 1991), merupakan pemain asli binaan Persebaya Surabaya yang sampai saat ini tetap setia membela klub asal Jawa Timur ini bertarung di kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Banyak yang bilang gaya bermainnya mirip dengan bintang asal Argentina dan Barcelona, Leonel Messi. Andik juga menempati posisi sebagai gelandang serang. Andik di gadang-gadang bakal menjadi pemain besar bersama wonderkid Indonesia lainnya seperti Syamsir Alam, Okto Maniani, Ferdinand Sinaga, Patrick Wanggai dan masih banyak lagi.

Kecil, Lincah, cepat, agresif, dan bahkan rela untuk berebut bola di pertahanan sendiri membuatnya begitu mudah dikenali dan juga ditakuti oleh bek lawan. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa banyak orang mengatakan tipe permainannya mirip Leonel Messi yang memiliki postur badan yang mirip serta gaya bermainnya juga hampir sama. Perbedaanya ada pada skill penyelesaian Messi yang jauh di atas Andik. Namun dengan umurnya yang baru menginjak 20 tahun saat ini, hal itu bukan menjadi suatu hambatan, justru dorongan untuk Andik agar bisa lebih baik lagi.

(Andik saat merayakan gol bersama Persebaya)

Sampai saat ini banyak rumor yang beredar bahwa Andik diminati beberapa klub baik itu dari Asia maupun Eropa. Tak tanggung-tanggung klub seperti Benfika, Reggina, FC Porto serta dari klub negara Tetangga, Negeri Sembilan FC. PSSI juga ikut “mengkampanyekan” Andik di mata dunia. Tersiar kabar bahwa Andik disodorkan ke klub Inter Milan dan Liverpool. Kita lihat saja perkembangannya semoga ini bukan isapan jempol belaka.

(Andik /ke-tiga bawah dari kiri, bersama punggawa timnas U23 ketika mengikuti turnamen di Brunnei Darussalam)

Semua ini tak lepas dari peran penting klub Persebaya yang telah menempa nya menjadi aset berharga negara. bersama Muhammad Taufiq yang juga berbadan mungil, Andik menjadi pilar penting Persebaya dalam merebut tahta juara IPL. Namun sayangnya musim ini justru Semen Padang yang baru masuk liga ini menjadi juara. Tapi, bukan Persebaya yg pertama kali melihat bakatnya. Perlu diketahui, Andik berasal dari keluarga menengah ke bawah, dia awalnya tidak belajar di akademi sepabola. Bahkan, demi membeli sepatu bola pun dia berjualan kue dan Es tanpa merepotkan orang tuanya (patut diacungi jempol). Aksi pertama kali dilihat saat pertandingan antar kampung. Rudi, selaku pelatih SSB Suryanaga melihat bakat terpendam Andik. Rudi lah yang mengajak Andik untuk bergabung di SSB tersebut gratis tanpa biaya sepeserpun. Lepas dari SSB Suryanaga, Andik disodorkan ke klub besar Surabaya, yaitu Persebaya. Di klub inilah Andik semakin matang hingga menjadi pemain penting Persebaya maupun timnas Indonesia.

(Andik, talentanya sudah terlihat sejak kecil)

Sampai tulisan ini turun, kabar terakhir yang saya dapat, Andik masih dalam proses pemulihan pasca cidera saat membela timnas Indonesia ketika melawan Timnas Jepang yang berkesudahan 5-1 untuk Jepang. meskipun akhirnya Indonesia bisa unggul atas Singapura, namun timnas Indonesia tak mampu melaju ke babak selanjutnya di kualifikasi piala Asia U22.

(Andik beraksi menghindari kawalan punggawa-punggawa Australia)

Dalam beberapa hari kedepan, satu lagi klub Eropa akan datang ke Indonesia, yaphh,, Queens Park Ranger dari EPL sedang menjalani tour Asia-nya termasuk di Indonesia. Kita tunggu, apakah Andik bisa ikut serta lagi? gak sabar neh liat Andik bertarung merebut bola dengan Park Ji Sung ^_^

(Park Jisung/kiri dan Andik Vermansyah/kanan, siapa yang akan bersinar?)

Kata Mereka Tentang Andik Vermansyah

“Untuk saya, pemain yang bernomor punggung 10 itu adalah pemain yang bagus, tapi saya tidak mengingat namanya.” Ungkap Stramaccioni saat melakukan jumpa pers pada Kamis (24/05/2012) —-> Andrea Stramaccioni

“Indonesia 2012 : presenting…the Indonesian Messi” —–> Tag Line tour Inter Milan ke Indonesia di situs resmi mereka http://www.inter.it/

“You Play Very Good” —-> ucapan langsung Esteban Cambiasso ketika pertandingan usai pertandingan

“Indonesia punya sejumlah pemain yang sangat baik. Pemain nomor 21 [Andik] dan 10 [Greg] sangat bagus dan impresif. Tidak mudah bagi kami untuk memenangkan pertandingan tadi,” ——> komentar Bruce Arena pelatih LA Galaxy pasca pertandingan persahabatan versus Indonesia

“Dia sangat cepat dan berbakat. Saya juga tidak enak kepadanya karena sempat bermain kasar,” ——> komentar David Beckham pasca pertandingan versus Indonesia

Writed by Regar

About regarcantona

Saya hanya seorang pecinta sepakbola... Cita-cita saya dulunya menjadi pemain profesional, namun kendala dari segi stamina dan skill yang tidak berkembang, saya memutuskan untuk berhenti mengejar cita-cita itu. Namun bukan berarti saya meninggalkan hobby saya ini begitu saja. Sampai sekarang saya masih sering bermain meski hanya sebatas olahraga ringan saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s